Profil Farhan Halim Pemain Muda Memiliki Tinggi Badan 193cm

Profil Farhan Halim

Profil Farhan Halim, lahir pada tanggal 26 April 2001, adalah seorang atlet bola voli putra asal Bandung yang saat ini bermain untuk klub Jakarta STIN BIN di Proliga 2023.

Selain itu, ia juga masuk dalam jajaran pemain tim nasional bola voli putra Indonesia sejak tahun 2022.

Kemampuannya yang konsisten dalam pertandingan Sea Games kemarin, membuatnya bersama Rivan Nurmulki menjadi andalan poin bagi tim voli Indonesia.

Mari kita simak profil dan fakta-fakta menarik tentang Farhan Halim, spiker tim voli Indonesia yang selalu tampil energik disetiap pertandingan.

Profil Farhan Halim Lengkap Dengan Biodata dan Karier

Farhan Halim Bersama Jakarta STIN Bin

Sejak usia 12 tahun, Farhan Halim telah menyukai olahraga voli. Pada saat membela klub voli Jakarta Pertamina Energi di gelaran proliga, Farhan menjadi perbincangan hangat di kalangan olahragawan.

Hal ini membuat Farhan memperoleh gelar “Bintang Baru Proliga 2020”. Tidak hanya itu, Farhan juga berhasil memenangkan predikat “Best Server Proliga 2022”. Berikut profil dan Biodata Farhan Halim:

  • Nama lengkap : Farhan Halim
  • Nama panggilan : Farhan
  • Tanggal lahir : 26 April 2001
  • Usia : 21 Tahun
  • Agama : Islam
  • Zodiak : Taurus
  • Profesi : Atlet bola voli putra
  • Posisi bermain : Opposite Hitter/Open Spike
  • Berat badan : 80 Kg
  • Tinggi badan : 193 Cm
  • Block : 330 Cm
  • Spike : 342 Cm
    Sumber : Wikipedia

Riwayat klub:

  • Jakarta Pertamina Pertamax (2019-2020)
  • Hatta Club Dubai (2020-2021)
  • Jakarta Pertamina Pertamax (2021-2022)
  • STIN Pasundan (Livoli 2022)
  • Jakarta STIN BIN (2023-sekarang)

Karier Farhan Halim

Spike Farhan Halim

Farhan Halim memulai kariernya dalam dunia voli sejak usia 12 tahun. Walaupun tidak memiliki prestasi akademik yang tinggi, namun kini ia menjadi salah satu atlet voli yang cukup berprestasi.

Farhan merupakan salah satu dari pemain voli yang dibina oleh klub Pasundan Bandung.

Pada awal kariernya, ia bahkan diangkat menjadi kapten klub dalam beberapa kompetisi yang diikuti Pasundan.

Farhan Halim memulai karier profesionalnya saat bergabung dengan Jakarta Pertamina Energi (sekarang Jakarta Pertamina Pertamax) pada Proliga musim 2019 dan melanjutkan di musim 2020.

Setelah menyelesaikan musim pertamanya di Proliga, ia membantu klub Pasundan Bandung meraih promosi ke Livoli Divisi Utama setelah menjadi juara Livoli Divisi I pada musim 2019.

Saat ini, Farhan Halim menjadi perbincangan banyak orang setelah tampil impresif bersama klub Jakarta Pertamina Pertamax, meskipun klub tersebut telah mengubah namanya dari Jakarta Pertamina Energi.

Pada tahun 2021, Farhan Halim dikontrak oleh Hatta Club Dubai VC untuk bermain di Liga Bola Voli Yunior Uni Emirat Arab 2021.

Smash Keras Farhan Halim

Setelah satu tahun, ia kembali bergabung dengan Jakarta Pertamina Pertamax pada Proliga 2022 dan Pasundan Bandung pada Livoli Divisi Utama 2022. Pada tahun 2023, ia pindah ke Jakarta STIN BIN untuk Proliga 2023.

Kariernya di timnas Indonesia dimulai pada tahun 2022 saat mengikuti Pesta Olahraga Asia Tenggara 2021. Ia berhasil meraih medali emas untuk bola voli putra Indonesia.

Pribadi Farhan Halim

Sejak tahun 2019, Farhan merupakan penerima beasiswa dari Paguyuban Pasundan dan berhak melanjutkan pendidikan tinggi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan.

Sebelum menjadi atlet bola voli yang serius, Farhan pernah mengalami kendala yaitu harus mengalami amputasi 2 jari kelingkingnya setelah terjepit siku penyangga penampungan air saat masih duduk di bangku sekolah dasar.

Pacar Farhan Halim

Dalam kehidupan pribadinya, Farhan Halim dikabarkan memiliki hubungan yang dekat dengan libero tim voli putri Indonesia bernama Dita Azizah.

Akhir Kata

Melalui kerja keras dan konsistensi, Farhan Halim berhasil menjadi salah satu atlet bola voli putra Indonesia yang cukup berprestasi.

Ia juga merupakan penerima beasiswa dari Paguyuban Pasundan dan berhak melanjutkan pendidikan tinggi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan.

Walaupun sempat mengalami kendala dalam bentuk amputasi dua jari kelingkingnya, Farhan tidak menyerah dan terus berjuang untuk mencapai kesuksesan di dunia olahraga.

Farhan Halim merupakan contoh yang baik bagi kita semua untuk tidak menyerah dalam mengejar cita-cita dan tetap berusaha mencapai keberhasilan.

Artikel Lainnya:

Share This :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *