Detik Detik Terakhir Menjelang Permainan Sepak Bola Berakhir Adalah Masa

Detik Detik Terakhir Menjelang Permainan Sepak Bola Berakhir Adalah Masa

Detik detik terakhir menjelang permainan sepak bola berakhir adalah masa Injury time, Stoppage time atau Added time. Yups Injury time adalah waktu tambahan yang diberikan kepada kedua tim dalam pertandingan sepak bola untuk menggantikan waktu yang terbuang selama pertandingan, seperti saat pemain terluka atau terjadi hal-hal lain yang menyebabkan pertandingan terhenti.

Biasanya, wasit akan menambahkan injury time pada akhir setiap babak pertandingan, tergantung pada seberapa lama pertandingan terhenti.

Injury time ditambahkan agar pertandingan selesai sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, dan tidak terlalu terlambat dari jadwal yang sudah ditetapkan.

Detik Detik Terakhir Menjelang Permainan Sepak Bola Berakhir Adalah Masa Waktu Tambahan (Injury Time)

Sorotan publik dan para penikmat sepak bola terhadap injury time atau perpanjangan waktu di Piala Dunia 2022 Qatar tidak terlepas dari waktu tambahan yang terasa cukup lama.

Biasanya, waktu perpanjangan hanya sekitar 3 hingga 5 menit pada pertandingan liga besar dunia. Namun di Piala Dunia 2022 Qatar, terdapat injury time yang melebihi 5 menit.

Aturan ini dicetuskan oleh wasit legendaris, Pierluigi Collina, yang saat ini menjabat sebagai ketua Komite Wasit FIFA.

Collina menjelaskan bahwa perpanjangan waktu yang lama merupakan akumulasi waktu tidak aktif sejak pertandingan dimulai. Tujuannya adalah untuk memastikan pertandingan berlangsung selama 90 menit.

Collina juga menambahkan bahwa aturan ini telah berhasil diterapkan di Piala Dunia 2018 di Rusia, dan di Qatar.

Premier League Tolak Aturan FIFA Perihal Injury Time Lebih Lama

“Injury time” di Piala Dunia 2022 bisa dikatakan cukup panjang. Wasit di bawah instruksi FIFA untuk menghentikan waktu saat gol dibuat atau pemain mengalami cedera, sehingga waktu tambahan menjadi lebih lama.

Bahkan, pada pertandingan Inggris melawan Iran, tambahan waktu bertambah hingga lebih dari 20 menit, sebagian disebabkan oleh cedera kiper Iran, Alireza Beiranvand.

Sedangkan pada babak kedua final, ada delapan menit waktu tambahan sebelum Argentina akhirnya menang lewat adu penalti.

Namun Premier League dikabarkan tidak akan mengikuti jejak FIFA soal aturan penghentian waktu bermain.

Sebaliknya, mereka akan mempertahankan aturannya sendiri. Sebelumnya, mantan wakil ketua Arsenal, David Dein, mendesak Collina untuk menetapkan pertambahan waktu yang sama ke Premier League.

“Saya sedang berupaya menggalakkan permainan dengan pengaturan waktu yang sederhana. Hanya dibutuhkan 10 detik untuk mencetak gol,” ujar Dein.

Selain itu, benturan yang dialami Beiranvand saat Inggris melawan Iran memicu usulan untuk menggantikan pemain yang mengalami goncangan keras. Hal ini dilakukan untuk melindungi pemain dari cedera kepala yang serius.

Ide ini memungkinkan petugas medis membawa pemain yang cedera keluar lapangan dan memeriksa kondisinya di ruang ganti, sementara pemain pengganti sementara diizinkan bermain.

Jika pemain cedera bisa kembali bermain, pemain pengganti kembali ke bangku cadangan.

Ide ini muncul sebagai tanggapan atas efek buruk benturan yang dialami oleh para pesepakbola.

Share This :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *